Bongkar Pemalsuan SIM hingga Buku Nikah di Jaksel, Polisi Ringkus Dua Pelaku, Omzet Perbulan Capai Rp 30 Juta

- 29 Mei 2024, 09:40 WIB
Ilustrasi borgol terkait kasus pemalsuan dokumen penting SIM, Ijazah hingga Buku Nikah di Jakarta Selatan
Ilustrasi borgol terkait kasus pemalsuan dokumen penting SIM, Ijazah hingga Buku Nikah di Jakarta Selatan /Freepik/racool_studio/

PortalMagetan.com – Dua terduga pelaku pemalsuan dokuman penting diringkus Polsek Metro Setiabudi Jakarta Selatan. Kedua pelaku memalsukan dokumen SIM, KTP, Ijazah dan buku nikah yakni TN 32, dan PRA 21. Mereka mampu meraup omzet Rp 30 juta perbulan.

Kapolsek Setiabudi, Kompol Firman mengatakan kedua pelaku ditangkap pada Jumat 17 Mei 2024 sekitar pukul 22.30 WIB di Jalan Sawah Lunto Nomor 67 RT 002 RW 001, Kelurahan Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

"Untuk rata-rata, kemarin (bulan) terakhir Rp 30 juta per bulan omzetnya dia per bulan," ujar Kompol Firman dalam konferensi pers.

Baca Juga: Benarkah Kualitas Beton Tol MBS di Bawah Standar? Simak Penjelasan Kementerian PUPR dan PT JJC

Kata dia, para pelaku telah menjalankan bisnis ilegal pemalsuan dokumen sejak Agustus 2023. Diperkirakan para pelaku telah membuat dan menjual total sebanyak 500 unit dokumen palsu.

Firman menjelaskan, TN dan PRA memasarkan jasa pembuatan dokumen palsu melalui media sosial (medsos). Mereka tidak pernah bertemu dengan pemesannya.

"Pada awalnya pelaku TN memasang iklan di akun Facebook. Kemudian apabila ada pemesan yang menghubungi kemudian dilakukan komunikasi dengan WhatsApp," tuturnya.

Baca Juga: Update Kasus Dugaan Korupsi PT Perusahaan Gas Negara, KPK Cegah 2 Orang ke Luar Negeri, Ali Ungkap Alasannya

Selain menangkap dua pelaku, lanjut Firma, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya 13 lembar SIM palsu, 4 lembar KTP palsu, sepasang buku nikah palsu, 5 lembar ijazah palsu, 1 unit perangkat komputer, 150 lembar thermal ID card, dan 2 unit handphone.

Halaman:

Editor: Moh Eko Suprayitno

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah