Benarkah Kualitas Beton Tol MBS di Bawah Standar? Simak Penjelasan Kementerian PUPR dan PT JJC

- 29 Mei 2024, 08:15 WIB
Ilustrasi jalan Tol MBZ - Jasamarga secara resmi akan memberlakukan tarif baru untuk Tol Jakarta - Cikampek (Japek) dan juga Tol Layang Mohamen Bin Zayed (MBZ).
Ilustrasi jalan Tol MBZ - Jasamarga secara resmi akan memberlakukan tarif baru untuk Tol Jakarta - Cikampek (Japek) dan juga Tol Layang Mohamen Bin Zayed (MBZ). /

PortalMagetan.com – Publik menyoroti kualitas Tol Momamed Bin Zayed (Tol MBZ) khususnya terkait mutu beton yang diduga di bawah standar. Kementerian PUPR memastikan telah menjalankan prosedur teknis untuk menguji tol MBZ sebelum memutuskan untuk dioperasikan.

"Kalau dari kita kan semua prosedur teknis kita penuhi. Tentu saja termasuk uji bebannya juga sudah kita lakukan." kata Staf Ahli Menteri PUPR bidang teknologi industri dan lingkungan sekaligus juru bicara PUPR, Endra.S Atmawijaya

Endra mengatakan Kementerian PUPR telah menjalankan prosedur uji laik fungsi sebelum resmi memutuskan tol tersebut dapat dikomersialisasikan. "Prosedur uji laik fungsi, uji laik operasi sudah kita penuhi kalau ada temuan baru  kita akan lihat," terangnya

Baca Juga: Kirim CV Terbaikmu, PT Indonesia Konawe Industrial Park Buka Lowongan Kerja Terbaru, Cek Syarat-Link Daftarnya.

Sebelumnya, PT Jasamarga Jalan layang Cikampek (JJC) sebagai pengelola  memastikan Jalan Layang Tol MBZ aman untuk dilintasi. Direktur Utama Jasamarga Jalan layang Cikampek Hendri Taufik menjelaskan tol beroperasi telah melalui rangkaian,  terakhir penilaian. sebelum  dioperasikan.

Uji laik fungsi dan laik  operasi dilakukan  Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri.  Serta Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ).

Hendri juga menambahkan, pada saat pelaksanaan konstruksi, kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas telah melakukan pengujian pada benda uji. Hasilnya  dinyatakan memenuhi mutu minimal sebagaimana yang telah direncanakan konsultan desain.

"Dalam masa pengoperasian, lebih dari empat tahun ini, tentunya kondisi beton saat ini, telah mengalami perubahan secara alami.  Baik akibat suhu, cuaca, dan beban kendaraan," jelas Hendri.***

 

Halaman:

Editor: Moh Eko Suprayitno

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah